Review Obat Flu
SuperUser Account

Review Obat Flu

 

Flu merupakan penyakit yang sangat umum diseluruh belahan dunia. Bisa jadi karena alasan tersebut maka obat untuk mengatasinya juga relatif mudah didapatkan secara bebas tanpa resep dokter, dan mengingat kandungan obat flu juga memiliki efektifitas dan keamanan yang sudah terbukti bertahun-tahun. Namun para ahli tidak puas sampai disana, mereka ingin membuktikan efektifitan dan keamanan obat-obat tersebut sehingga kepentingan masyarakat tetap terlindungi sehingga penelitian mengenai efektifitas dan keamanan penggunaan obat flu secara bebas masih banyak dilakukan.

 

Kebanyakan obat flu didapatkan sebagai  formula kombinasi yang mengandung antihistamin, dekongestan dan  atau analgesik. Biasanya bahan aktif obat flu ditujukan untuk mengatasi gejala flu, dan pemberian antibiotik tidak dianjurkan sebab diketahui flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang memiliki keterbatasan dalam infeksi flu, sehingga tidak memerlukan antivirus maupun antibiotik.  Antihistamin diberikan untuk mengatasi gejala-gejala gatal di tenggoroan dan bersin-bersin, contohnya chlorpheniramine maleate (CTM).  Dekongestan untuk mengatasi sumbatan pada saluran pernafasan, contohnya phenylephrine. Sedangkan analgesik diberikan untuk mengatasi nyeri atau sakit kepala dan menurunkan demam.

 

Untuk memastikan  efektifitas dan keamanan obat ini dikumpulkan penelitian yang sudah pernah dilakukan sejak 1953 sampai 2011 yang dilakukan pada anak-anak dan orang dewasa, penelitian yang meliputi penggunaan kombinasi ketiga bahan aktif tersebut di atas (kombinasi antihistamin-dekongestan-analgesik) dibandingkan dengan plasebo, pengobatan lainnya (tidak termasuk antibiotik) atau tanpa pengobatan samasekali. Perbaikan gejala yang dinilai meliputi pemulihan kesehatan secara umum, sumbatan hidung, pilek, bersin, batuk dan efek samping. Adapun penelitian yang ditelaah meliputi:

·         Kombinasi Antihistamine-decongestant

·         Antihistamin-analgesik

·         Analgesik-dekongestan 

·         Antihistamin-analgesik-dekongestan

·         Antihistamine-decongestant 

·         Antihistamin-analgesik-dekongestan

 

Kesimpulan yang didapat adalah bahwa kombinasi antihistamin-analgesik-dekongestan memiliki beberapa manfaat pada gejala  umum flu pada orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua namun bukti efektifitas pada anak-anak tidak cukup mendukung. Telaah mengenai penelitian-penelitian yang sudah dilakukan oleh para ahli dalam rentang waktu yang cukup panjang tersebut, menunjukkan bahwa pengobatan mandiri sakit flu oleh penderita dengan membeli sendiri obat-obat flu yang dijual secara bebas masih dapat diterima dengan baik oleh para ahli asalkan sesuai dengan  anjuran penggunaan, dan masyarakat tetap diingatkan untuk selalu membaca informasi obat dalam kemasan obat sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan akibat kesalahan dalam penggunaan obat. Perlu diingat jika setelah menggunakan obat bebas selama beberapa hari namun tidak ada perbaikan atau malah kondisi penderitanya semakin memburuk,  dianjurkan untuk segera ke dokter, untuk memastikan penyebab pasti timbulnya gejala tersebut sehingga dapat segera ditangani dengan baik.

Previous Article Explore Budaya Danau Toba - Samosir Bersama Mixagrip
Next Article Siapa dan Dimana Resiko Tertular Flu Paling Tinggi
Print
118 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

Artikel Terfavorit

RSS